Langsung ke konten utama
btmammanmgl@gmail.com 08112641517
📍 Magelang, Jawa Tengah 🕓 Senin–Jumat · 07.30–15.30

Pentingnya Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini

27 Agustus 2026 • oleh rizalros0420@gmail.com

Ilustrasi pentingnya mengajarkan anak menabung sejak dini untuk pendidikan

Anak mengenal uang dari hal-hal sederhana: uang saku, membeli jajanan, atau menerima hadiah dari keluarga. Pada tahap ini, mereka belum selalu memahami bahwa uang juga dapat disimpan untuk kebutuhan yang lebih penting. Karena itu, kebiasaan menabung sebaiknya mulai dikenalkan sejak dini.

Mengajarkan anak menabung bukan berarti membebani mereka dengan urusan keuangan orang dewasa. Tujuannya adalah membantu anak memahami bahwa tidak semua keinginan harus dipenuhi saat itu juga. Ada kalanya mereka perlu memilih, menunggu, dan menyisihkan sebagian uang untuk rencana berikutnya.

Apa yang dipelajari anak dari menabung?

Kebiasaan menabung melatih anak membedakan kebutuhan dan keinginan. Ketika anak memiliki tujuan, misalnya membeli perlengkapan sekolah atau menyiapkan kebutuhan kelas, ia belajar bahwa uang yang dimiliki perlu diatur.

Anak juga belajar bersabar. Hasil tabungan tidak terkumpul dalam sehari, tetapi bertambah sedikit demi sedikit. Dari proses itu, anak melihat bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Hal lain yang tumbuh adalah rasa tanggung jawab. Anak mulai ikut menjaga uangnya, mencatat jumlah tabungan, dan memahami alasan mengapa sebagian uang saku tidak langsung dibelanjakan.

Mulai dari cara yang sederhana

  • Tentukan tujuan yang mudah dipahami. Ajak anak memilih tujuan yang dekat dengan kesehariannya agar menabung terasa nyata.
  • Sisihkan jumlah kecil secara rutin. Konsistensi lebih mudah dipelajari daripada mengejar jumlah besar dalam waktu singkat.
  • Libatkan anak. Biarkan anak menghitung, menyimpan, dan melihat perkembangan tabungannya sendiri.
  • Berikan contoh. Anak lebih mudah mengikuti kebiasaan yang ia lihat dilakukan oleh orang tua dan guru.

Jika suatu hari anak lupa atau menggunakan uang sakunya, tidak perlu langsung dimarahi. Gunakan kesempatan tersebut untuk membicarakan pilihan yang ia ambil. Kebiasaan keuangan terbentuk melalui latihan, bukan satu kali nasihat.

Keluarga dan sekolah dapat berjalan bersama

Orang tua memiliki peran utama di rumah, sementara sekolah dapat membantu menjaga kebiasaan tersebut melalui kegiatan yang teratur. Ketika pesan yang diterima anak sama, menabung tidak lagi terasa sebagai tugas tambahan, tetapi menjadi bagian dari keseharian.

Kegiatan Ayo Menabung Si Didik BTM Amman di SD Muhammadiyah Gunungpring.

BTM Amman juga mengenalkan kebiasaan menabung melalui kegiatan Si Didik di lingkungan sekolah. Kegiatan di SD Muhammadiyah Gunungpring dan sosialisasi di SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring memperlihatkan bahwa edukasi keuangan dapat disampaikan dekat dengan aktivitas para siswa.

Sosialisasi Simpanan Si Didik di SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring.

Menyiapkan kebutuhan pendidikan secara bertahap

Selain membangun kebiasaan pada anak, orang tua perlu menyiapkan biaya pendidikan secara terencana. BTM Amman memiliki Simpanan Pendidikan untuk membantu orang tua mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak sejak dini. Setorannya ringan dan fleksibel serta dikelola sesuai prinsip syariah.

Informasi mengenai manfaat dan ketentuan Simpanan Pendidikan dapat dibaca pada halaman produk berikut.

← Kembali ke Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *